Assunnah.ID

Media beramal jariyah dengan dakwah sunnah

Membantah Menteri Agama Fachrul Razi Soal Cadar dan Celana Cingkrang

Posted on

Baru-baru ini ada orang ternama berkata bahwa cadar dan celana cingkrang di larang di gunakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di tempat kerja. Bahkan ia berani berkata bahwa keduanya (celana cingkrang dan cadar – red) tidak ada dalilnya dalam alquran dan hadits. Parahnya, ia pun sepertinya lupa pada butir-butir Pancasila, padahal ia adalah tokoh negara.

Untuk itu, dalam postingan ini akan membantah apa yang di katakan oleh Menteri Agama baru kita, Fachrul Razi.

Menteri Agama Fachrul Razi Melanggar Sila Pertama Pancasila!

Menteri Agama yang baru ini, telah melanggar sila pertama Pancasila, yaitu “Ketuhanan yang Maha Esa”. Berdasarkan Ketetapan MPR No.II/MPR/1978, butir-butir pengamalan dalam sila pertama Pancasila adalah:

  1. Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  2. Hormat menghormati dan bekerja sama antar pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup.
  3. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
  4. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.

Nah, Menteri Agama telah melanggar poin ketiga pengamalan sila pertama pancasila.

Dalil Tentang Penggunaan Cadar

kamu bertanya apakah cadar termasuk ibadah atau tidak, apakah ada dalilnya atau tidak?

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya: “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.”

– QS. Al Ahzab: 59.

Bicara soal jilbab, terlepas apakah termasuk cadar atau tidak, bahkan orang nasrani wajib menggunakan jilbab.

(5)Tetapi setiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepala, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya .(6) Sebab jika jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.(10) sebab itu, perempuan harus memakai tanda wibawa dikepalanya oleh karena para malaikat.(13) Pertimbangkanlah sendiri: Patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala tidak bertudung?

– Korintus 11:5-6, 10,13

Sementara jika kita merujuk pada pandangan 4 mazhab, ada khilafiah diantara ulama. Ada yang mewajibkan dan ada yang men-sunnah-kan. Garis bawahi ya, hukum cadar itu antara sunnah dan wajib. Artinya, mau dalam kondisi bagaimanapun, mau mengikuti mazhab apapun, cadar itu termasuk ibadah. Karena menggunakannya akan memperoleh pahala.

Bagi mereka muslim yang mengikuti mazhab Syafi’i dan Hambali, maka hukum cadar adalah WAJIB. Sementara mazhab Maliki dan Hanafi tidak mewajibkan, melainkan men-sunnah-kan cadar.

PERTANYAANNYA, MASYARAKAT INDONESIA MENGIKUTI MAZHAB APA?

Kalau kamu tanya kebanyakan ulama di Indonesia, mereka pasti berkata bahwa MAYORITAS MASYARAKAT INDONESIA MENGIKUTI MAJHAB SYAFI’I. Itu artinya CADAR ADALAH WAJIB.

pendapat mu’tamad madzhab Syafi’i. Asy Syarwani berkata:

إن لها ثلاث عورات : عورة في الصلاة ، وهو ما تقدم ـ أي كل بدنها ما سوى الوجه والكفين . وعورة بالنسبة لنظر الأجانب إليها : جميع بدنها حتى الوجه والكفين على المعتمد وعورة في الخلوة وعند المحارم : كعورة الرجل »اهـ ـ أي ما بين السرة والركبة ـ

Artinya: “Wanita memiliki tiga jenis aurat, (1) aurat dalam shalat -sebagaimana telah dijelaskan- yaitu seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangan, (2) aurat terhadap pandangan lelaki ajnabi, yaitu seluruh tubuh termasuk wajah dan telapak tangan, menurut pendapat yang mu’tamad, (3) aurat ketika berdua bersama yang mahram, sama seperti laki-laki, yaitu antara pusar dan paha”

– Hasyiah Asy Syarwani ‘Ala Tuhfatul Muhtaaj, 2/112

Dalil Tentang Penggunaan Celana Cingkrang (Haramnya Isbal)

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam :

مَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ مِنَ الإِزَارِ فَفِى النَّارِ

Artinya: “Apa yang berada di bawah mata kaki berupa sarung, maka itu tempatnya di neraka.”

– Shahih HR Bukhari

Sabda lain dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam:

ثَلاَثَةٌ لاَ يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلاَ يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ وَلاَ يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيم ٌخَابُوا وَخَسِرُوا الْمُسْبِلُ وَالْمَنَّانُ وَالْمُنَفِّقُ سِلْعَتَهُ بِالْحَلِفِ الْكَاذِبِ

Artinya: “Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, tidak dilihat dan tidak disucikan dari dosa serta mereka akan mendapat azab yang sangat pedih, yaitu PELAKU ISBAL, pengungkit pemberian dan orang yang menjual barang dagangannya dengan sumpah palsu.”

– Shahih HR Muslim

Tidak ditemukan satupun dalil yang memberikan pengecualian hukum dalam perkara isbal, bahwa celana cingkrang hanya saat sholat saja. Itu artinya, isbal mutlak dilarang di setiap waktu, maka celana cingkrang wajib di setiap waktu (bukan hanya saat sholat saja).

Sumber:
https://www.dream.co.id/news/menag-cadar-tak-ada-dasar-hukumnya-di-alquran-dan-hadis-191031v.html?fbclid=IwAR2lBSlrkZmsOw7OD5Nwruk31U1Nz7OTyqyIPclDXk50Y8USLDCLhjEZeAQ
https://www.merdeka.com/peristiwa/menag-bentak-pegawai-bumn-tak-nyanyi-lagu-indonesia-raya-dan-celana-cingkrang.html

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

Leave a Reply

Your email address will not be published.*
*
*