Assunnah.ID

Media beramal jariyah dengan dakwah sunnah

Jika QS Thaahaa: 2-4 Allah Tidak Ingin Membuat Susah, Mengapa Syariat Islam Mempersulit Manusia dengan Mengatur Umat Sampai Hal Terkecil?

Posted on

Ada pertanyaan di Quora yang berkata: “Mengapa agama Islam mengatur kehidupan umatnya sampai ke hal kecil seperti masuk/keluar WC dengan mendahulukan kaki kanan-kiri? Bukankah Allah sendiri yang mnegatakan bahwa Islam itu memudahkan?”

Jawaban dari pertanyaan ini sangat sederhana sekali:

Terus, sulitnya dimana?

Anda masuk WC duluan kaki kiri, keluar kaki kanan duluan. Sulitnya ada dimana? Allah tidak membebani hambanya kecuali pasti kita mampu melakukannya.

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”

– QS Al-Baqarah: 286

Kalau nanti sampai di yaumil hisab, anda hitung-hitungan dah tuh sama Allah. Terus anda lihat berapa hitungan pahala anda, hanya dengan melangkahkan kaki saja (kanan/kiri duluan). Niscaya anda akan berkata “Oh iya ya, Islam itu memudahkan. Memudahkan hamba-Nya masuk ke surga. Cuma melangkah doang dapet pahala sekian dan sekian…” masya Allah..

Demikian.

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

Leave a Reply

Your email address will not be published.*
*
*